Sekolah Shirah

Telah terlaksanakannya Sekolah Sirah selama beberapa waktu kemarin. Pelaksanaannya dibagi menjadi tiga, yaitu pada 1-2 Mei 2021 pukul 20.30-22.10 dengan membahas sahabat Nabi SAW, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.

Kemudian, pada 22-23 Mei 2021 pukul 15.45-17.00 dengan membahas sahabat Nabi SAW, yaitu Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Terakhir, pada 12-13 Juni untuk ujian dari materi yang telah disampaikan.Secara garis besar, sekolah sirah mengangkat tema “Menelisik Jejak Perjuangan Para Sahabat” dengan pemateri Ust. Amar Ar-Risalah yang merupakan founder of @negeri.buku dan co-founder @niru.nabi. Acara ini dimoderatori oleh Sudrajatulloh, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara dilangsungkan melalui ZOOM Meeting

Beberapa materi yang dibahas dalam acara ini, yaitu Abu Bakar Ash-Sidiq adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad Saw yang termasuk dalam orang-orang yang masuk Islam. Allah SWT membahas beliau di dalam Al Quran surat Ar-Rahman mengenai Abu Bakar yang takut kepada Allah SWT, Al-Lail tentang harta Abu Bakar, At-Taubah ayat 40 tentang hijrah beliau dan mengikuti hamper semua peperangan bersama Nabi Muhammad Saw.

Persahabatan Nabi dengan Abu Bakar membuat karakter mereka sangat mirip. Abu Bakar ada di titik yang sahabat lain tidak ada. Secara lebih rinci, Abu Bakar merupakan salah seorang yang masuk Islam pertama, beliau membenarkan Nabi yang melakukan Isra Mi’raj, menemani Nabi saat hijrah, menjaga Nabi saat perang Hunain, menjadi Amirul Hajj di masa Nabi, menjadi imam disaat Nabi masih hidup.

Abu Bakar Ash-Siddiq diamanahkan menjadi Khalifah pertama untuk meneruskan jalan dakwah Nabi Muhammad. Adapun hal-hal yang terjadi semasa kepemimpinan Abu Bakar Ash-Siddiq, yaitu muncul gelombang Nabi Palsu : Thuaihah Al-Asady, Saja’ah, Aswad Al-Ansy, dan Musailamah Al-Kadzhdzhab, ditetapkannya zakat sebagai rukun Islam dan wajib sebagai mana adanya, Abu Bakar pun meminta Khalid terus maju mengajak Persia masuk Islam, masa ini tidak ada pembangunan fisik yang besar karena fokus utama untuk menyebarluaskan agama Islam. Abu Bakar Ash-Shiddiq wafat saat pasukan Islam sedang berhadapan di Lembah Yarmuk melawan Romawi. Beliau memerintah selama 2 tahun 3 bulan, dan wafat dalam usia 63 tahun.

Selanjutnya sahabat Nabi Muhammad Saw yang juga melanjutkan perjuangan Nabi dengan menjadi khalifaurrasyidin yang kedua, yaitu Umar bin Khattab. Mulanya, Umar sangat memusuhi Islam. Namun, kejujuran beliau dan independensi ketokohan beliau, membuat Islam mudah masuk padanya. Beliau dikenal sebagai orang terkaya di Kota Makkah. Ketika bersama Nabi Saw, beliau memberikan usulan dakwah terbuka. Beliau juga ikut dalam peperangan bersama Nabi sejak perang Badar hingga Tabuk. Doa dan ide beliau sering menjadi sebab persyariatan tentang sesuatu atau turunnya ayat-ayat Al Quran, yaitu larangan menyalatkan jenazah orang munafik, teknis azan, pengharaman khamr, dan masalah tawanan Badar.

            Umar menjadi orang yang memelopori baiat kepada Abu Bakar dalam peristiwa Balai Bani Saidah. Beliau mempunyai prestasi yang sangat penting dalam mengusulkan pengumpulan Al Quran dari manuskrip-manuskrip yang ada. Saat Abu Bakar merasakan firasat akan kematiannya, beliau meminta pendapat para sahabat untuk menunjuk pemimpin yang nantinya akan melanjutkan perjuanganya. Kemudian, Abu Bakar mengusulkan Umar dan disetujui oleh para sahabat, karena menurut kesaksian sahabat, Umar mampu mengemban amanah ini.

            Saat kepemimpinannya, Umar menggunakan revolusi tata Negara dengan menciptakan berbagai lembaga kekhalifahan diantaranya Baitul Mal dan Kehakiman, menciptakan penanggalan khusus Hijriyah, menetapkan pembagian provinsi dan wilayah Islam dan mengangkat gubernur. Pada masa Umar ini, ada interaksi dengan penduduk yang penah mengalami ketatanegaraan dan administrasi Romawi dan Persia. Sehingga, gaya kritik, gaya rakyat menghadapi hokum sangat khas.

Pasukan Islam dibawah kepemimpinan Sa’ad bin Abi Waqqash di jaman Umar, berhasil menghancurkan pertahanan pasukan Persia dan diiringi dengan membangun moral dan mental penduduk Persia yang hancur. Setelah Persia dibebaskan, Umar segera memerintahkan membangun pusat kebudayaan baru yang bersih dari pengaruh lama.Kebudayaan Persia yang lama tidak baik bagi jiwa seorang muslim. Selain Persia, pada jaman Umar, terjadi penaklukan kota Syam .

Umar wafat pada subuh, 27 Dzulhijjah saat sedang menjadi Imam. Beliau ditikam oleh penyusup yang bernama Abu Lu’luah. Sebelum wafat, Umar mengajukan enam nama sebagai calon khalifah untuk dipilih kaum muslimin, yaitu Abu Ubaidah bin Al-Jarah, Utsman bin Affah, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin ud, dan seorang sebagai penengah bila deadblock (Abdullah bin Umar, dilarang menjadi khalifah).

Sampai disini, materi mengenai dua sahabat nabi yang dibahas pada pertemuan pertama Sekolah Sirah yang diadakan LDK Syahid.Untuk lebih jelasnya dapat mengunjungi instagram @ldksyahid dan twitter @ldksyahid.

Comments

comments