SHARING KEISYA #1

SHARING KEISYA #1

Foto bersama dengan para peserta

(Sabtu, 27/3), Keputrian Lembaga Dakwah Kampus Syahid 25 telah mengadakan acara “Sharing Keisya #1”. Acara perdana ini mengangkat tema ‘Menjadi Muslimah Zaman Now Penerus Ummul Mukminin: Khadijah binti Khuwailid’. Acara ini dipandu oleh MC, Putri Fita Kasmi dan dimoderatori oleh Tarisa Febriyani. Acara Sharing Keisya perdana ini mengundang Umi Najwa Khairina sebagai pemateri. Karena saat ini, masih dilanda oleh pandemi Covid 19, maka acara dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan media ZOOM Meeting.

Sedikit ulasan materi yang didapatkan pada acara tersebut antara lain, Khadijah r.a adalah seorang wanita yang sangat kaya raya dan terampil dalam dunia perdagangan. Beliau banyak mempekerjakan orang quraisy. Pada saat itu, Rasulullah SAW juga bekerja sebagai salah satu pedagang yang membawa barang-barang dari Khadijah. Karena kejujuran Rasulullah SAW dan beberapa keistimewaan yang dimiliki beliau, beliau pun terkenal. Kabar tentang Rasulullah SAW sampai ke telinga Khadijah. Khadijah pun kagum akan kemuliaan perangai Rasulullah, dan pergi menemui beliau dan menawarkan diri untuk dinikahi oleh beliau.

Kemudian, Khadijah dan Rasulullah pun menjalani kehidupan pernikahan selama 25 tahun sebelum akhirnya Khadijah wafat.

Selama menjalani pernikahan dengan Rasulullah, Khadijah tidak pernah sekalipun mengeluh. Padahal, selama perjalanan dakwah Rasulullah bukanlah suatu hal yang mudah untuk dihadapi. Cacian dari kaum kafir Quraisy, ancaman dari kaum kafir, dan rela ditinggalkan Rasulullah untuk bertahannuts di gua hira. Tidak hanya itu, Khadijah r.a selalu mempercayai Rasulullah SAW ketika yang lain ingkar, harta dan waktunya habus untuk menemani Rasulullah berdakwah. Tidak ada yang pengorbanannya dalam dakwah Rasul yang lebih besar dari Khadijah.

Atas perjuangan Khadijah r.a dijalan Allah SWT, maka beliau dimuliakan oleh Allah SWT. Allah SWT menyampaikan salam untuknya saat beliau masih ada didunia. Allah SWT memberikan kabar gembira dengan sebuah rumah yang terbuat dari mutiara di surga dengan ketenangan di dalamnya.

Jibril memberikan kain kafan khusus untuk membungkus ruhnya untuk menjelang wafatnya, kabar ini juga langsung disampaikan oleh Jibril kepada Rasul. Rasul juga memuliakan Khadijah dengan selalu menyebut-nyebut Khadijah dalam memberikan contoh kebaikan kepada sahabat.

Cinta Rasul sangat bedar kepada Khadijah karena pengorbanan Khadijah dan keikhlasannya saat menemani Rasul untuk berdakwah. Rasul juga memuliakan orang-orang yang dimuliakan oleh Khadijah selama di dunia, menyambung amal-amal baiknya, dan menyambung silaturahmi dengan kerabatnya.

Dari pernikahan dengan Rasul, Khadijah dikaruniai 6 orang anak, diantaranya 2 anak laki-laki (Qasim dan Abdullah) dan 4 anak perenpuan (Zainab, Ruqoyyah, Ummu Kaltsum, dan Fathimah). Kedua putranya wafat pada masa kanak-kanak, dan karena itu nasab keluarga nabi Muhammad SAW dari Fathimah r.a. Khadijah r.a wafat pada ditahun ketiga sebelum hijrah, disaat kaum muslimin mengalami embargo sosial ekonomi dari masyarakat quraisy.

Hikmah yang dapat kita ambil dari kisah Ibunda Khadijah r.a, yaitu menjaga kesuciaan dari seorang muslimah dan mu’minah, mendukung perjuangan agama dengan segala potensi yang dimiliki tanpa berharap balasan di dunia, menciptakan sakinah/ketenangan di dalam rumah dengan kemuliaan akhlak, kebaikan lisan dan mengesampingkan ‘perasaan’, tidak mengeluh dengan beratnya jalan perjuangan, keimanan yang menghujam dalam, tanpa sedikitpun keraguan.

Semoga kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah Siti Khadijah r.a dengan meyakini bahwa tidak ada keraguan untuk selalu berjalan di jalan Allah SWT. Acara Sharing Keisya #1 diakhiri dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama. Semoga kita dapat bertemu lagi di Sharing Keisya berikutnya

HUMANITY TALKSHOW 2021

HUMANITY TALKSHOW 2021

Foto bersama Nana Firman dengan peserta Humanity Talkshow 2021

Bidang Pos Solidaritas Umat (PSU) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid 25 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Humanity Talk Show bertajuk “Refefleksi Bencana: Membaca Bumi, Membaca Diri” pada Sabtu, (27/3) melalui ZOOM Meeting. Talk Show yang dipandu oleh Bayu Aji Setiawaan ini, dibuka dengan menampilkan sebuah video yang menggambarkan kondisi alam Indonesia pasca bencana, mulai dari kebakaran hutan sampai banjir akibat dari ulah tangan manusia.

Berkaca dari banyaknya bencana tersebut, adanya Humanity Talk Show ini diharapkan dapat membuat kita sebagai manusia dapat membaca bumi dan memanusiakan manusia, terutama mereka yang terkena bencana.

“Harapannya, semoga kita bisa menteladani sifat rasul yang tinggi rasa kemanusiannya untuk siapapun itu. Sebagai pemuda, kita (harus) menebarkan maanfaat kita seluas-luasnya, agar Islam menjadi salah satu solusi permasalahan di Dunia. Jadi, mari kita membaca bumi kita dan merefleksikannya dalam keseharian kita,” jelas Ketua PSU, Adam Fikri saat membuka acara tersebut.

Mengutip Qur’an Surat Ar Rum ayat 41, Co-Founder of The Global Muslim California USA, Nana Firman mengatakan bahwa ayat tersebut sangatlah dahsyat jika dijadikan sebagai kritik untuk manusia. Terkhusus untuk diri sendiri yang menjadi sebab terjadinya kerusakan di darat dan di laut. Ia menjelaskan bahwa global warming juga terjadi karna aktivitas manusia yang menyebabkan meningkatnya efek rumah kaca.

“QS Ar Rum ayat 41 ini sangat dasyat jika menjadi kritikal terhadap diri kita, bahwa tangan-tangan kita ini yang menjadi (penyebab) kerusakan di darat dan dilaut.  Salah satu contohnya adalah global warming yang didefinisikan (para ahli) naiknya suhu rata-rata bumi pada abad ke 20 akibat meningkatnya efek rumah kaca, dan efek rumah kaca terjadi akibat dari aktivitas manusia,” ujar Nana

Nana juga menjelaskan, bahwa secara geografis Indonesia terletak pada rangkaian cicin api, hal inilah yang membuat Indonesia rawan bencana. Selain itu, salah satu faktor terjadinya bencana adalah meningkatnya suhu bumi dalam lima tahun terakhir, akibatnya cuaca ekstrim membuat kebakaran hutan banyak terjadi di Dunia. Tak hanya itu, peningkatan suhu bumi juga membuat uap air di udara bertambah banyak, sehingga curah hujan menjadi semakin tinggi.

“Akhir-akhir 2020, Indonesia sudah banyak terjadi bencana dan dalam lima tahun terakhir kenaikan suhu bumi juga terus mengalami peningkatan. Bahkan kenaikan 1 derajat aja itu ngaruh kepada ketahanan air dan cuaca yang akhirya terjadi bencana. Dan 93 % ekstrak panas yang ada masuk kelaut Indonesia, sehingga laut kita semakin panas (dan) semakin tinggi di 20 tahun terakhir ini. Ketika suhu bumi meningkat, uap air akan bertambah bnyak di udara, sehingga permukaan angkasa lebih lembab, dan ketika uap air bertambah banyak, maka curah hujan akan semakin besar dan semakin meningkat ketika (terutama) di daerah penggunungan. Bagaimana bencana ini bisa terjadi? kita sebagai manusia juga ikut andil dalam bencana itu,” paparnya

Karna hal itulah,Nana mengajak umat beragama khusunya anak muda untuk mengamalkan nilai-nilai yang dianutnya. Ia juga mengatakan bahwa rasa peduli terhadap lingkungan adalah bagian terpenting dari ibadah dan kesalehan seorang muslim.

“Kita sedang mendorong keteman-teman muda (untuk perduli terhadap lingungan), kita ini (jangan sampai) sibuk ibadahnya hanya ritual, tapi sebenarnya ada ibadah yang harus kita tarik lebih luas kepada alam. Gak bisa jadi muslim kalau gak perduli lingkungan, harus ditumbuhkan kalau saya muslim berarti saya harus perduli (dengan) lingkungan. Pelajari hidup rasul dan ikuti, setelah kita sholat kita harus mengekspresikannya dalam kesehari-harian,” jelasnya.

Terakhir ia berharap, agar menjadikan bulan Ramadhan ini sebgai refleksi diri untuk memulai menyayangi apa yang kita butuhkan, salah satunya adalah alam ini.ia juga mengajak kepada para peserta yang hadir untuk melakukan satu hal yang ingin diubah agar lebih ramah lingkungan, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga dan lingkungan.

“Saya berharap temen-temen bisa membuat Green Ramadhan, ngaji lingkunga, buat ifthar yang ramah lingkungan atau gerakan menanam pohon.Kita pakai  (bulan) Ramadhan ini sebagai (pengingat)untuk kembali membaca ayat bukan hanya kauliyah saja tapi juga ada kauniyahnya di alam,” tutupnya.

FRESH-IN

FRESH-IN

Foto bersama dengan Akmal Sjafril dengan para peserta FRESH-IN

Pada Sabtu (29/3) pukul 13.00 WIB telah dilaksanakannya kegiatan FRESH-IN dengan tema “Pentingnya Budaya Literasi dalam Mencetak Intelektual Muslim” yang berkolaborasi dengan komunitas membaca @baca_bareng. Kegiatan yang diusung teman-teman Bidang Pengembangan Akademik, Bakat, dan Keilmuan (PABK) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahir berlangsung melalui ZOOM Meeting dan diisi oleh Akmal Sjafril selaku Kepala Sekolah Pemikirin Islam (SPI), penulis dan blogger.

Dibuka untuk umum FRESH-IN diikuti sebanyak 46 peserta. Pembukaan acara diawali dengan pengantar oleh moderator yaitu Muhammad Syauqi Azhari Dienullah dari divisi Syiar LDK Syahid Fakultas Ushuludin. Kegiatan ini diharapan selain sebagai wadah berdiskusi mengenai pandangan literasi juga dapat memantik semangat peserta agar mampu menjadi pelopor kegiatan peningkatan literasi bangsa.

Materi yang disampaikan tidak luput dari apa itu literasi, pentingnya berliterasi, kaitan literasi dengan logika sampai dengan kecelakaan literasi. Literasi bukan lagi menjadi hal yang jauh untuk kita sebagai mahasiswa, karena sebenarnya ia sangat melekat pada kegiatan akademik, walaupun realisasinya belum maksimal dilakukan oleh para intelektual yang ada.

Kegiatan literasi diantaranya adalah bagaimana kita berbahasa, membaca, menulis, dan menyampaikan pendapat. Bagaimana kita berbahasa ini terkait langsung bagaimana seseorang berlogika, dimana setiap manusia sebelum berkata diminta untuk berpikir kembali apa yang akan ia katakan pun bagaimana mengatakannya dengan jelas dan tersistematis agar pendengarnya dapat mengerti maksud dan tujuan pembicara.

Literasi ini menjadi penting karena ia merupakan sebuah keterampilan dasar  yang dibutuhkan setiap orang, terlebih untuk para muslimin. Hal tersebut karena Islam datang dengan tradisi literasi yang walaupun diawali dengan Rasullah saw. tidak dapat membaca.

Setelah datangnya Islam, barulah literasi menjelma sebagi kewajiban karena menjadi sebuah keperluan. Litersi sangat diperlukan ialah berguna untuk membaca Al-Quran, sehingga seorang muslimin mampu membacanya,  memahami isinya kemudian baru mengamalkannya Selain itu Akmal mengatakan pentingnya kita, sebagai umat muslim, untuk membiasakan diri berliterasi karena jika muslimin tidak punya literasi yang baik, mereka hanya akan terus mengulang perdebatan yang sama.

Namun, sayangnya perkembangan literasi di Indonesia sendiri dirasa sangat lamban. Salah satu alasannya adalah karena di sekolah saat mempelajari bahasa, pembelajaran cenderung terlalu struktural dengan minimnya praktek. Akmal menjelaskan salah satu cara meningkatkan literasi saat ini diantaranya ialah meminta setiap orang untuk membaca. Karena membaca sendiri adalah hal dasar dari literasi. Kemudian barulah seseorang memahami bacaan, dan dilanjutkan dengan menjelaskan hal-hal menarik menurut prespektif masing-masing.

Selain itu FRESH-IN membahas juga terkait kecelakaan literasi. Kecelakaan literasi saat ini disebabkan karena adanya penggalan informasi yang salah, dimana seseorang tidak dapat membedakan bacaan. Hal lain yang menjadi salah satu timbulnya kecelakan literasi ialah banyak membaca buku yang tidak otoritatif, dimana ahli yang mengatakan tidak jelas, penulisnya tidak tahu siapa, tetapi pembaca menerima informasi begitu saja tanpa proses berpikir kritis. Sehingga sering kali pembaca belum bisa memposisikan sebuah bacaan.

Setelah materi terakhir disampaikan, dibuka sesi tanya jawab untuk para peserta. Terdapat empat pertanyaan dijawab langsung oleh Pemateri. Pertanyaan yang ada ialah seputar belajar, literasi, meningkatkan minat membaca serta keterkaitkan agama dengan bacaan. Kemudian setelah semua pertanyaan terjawab, acara selesai pada pukul 15.00 WIB ditutup dengan membaca doa dan foto bersama dengan pemateri dan para peserta.

MUKER 2021 LDK Syahid 25

MUKER 2021 LDK Syahid 25

dokumentasi Muker 2021 LDK Syahid 25

Assalamulaikum kader Pilar Madani…

Pada Sabtu, (27/2) telah dilaksanakannya Musyawarah Kerja (Muker) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid 25 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta periode 2021, melalui Virtual Zoom Meeting. Muker kali ini bertemakan “Menegakkan Pilar Dakwah Menuju Kampus Madani” dimulai pada pukul 08.10 WIB yang dibersmai oleh Adnan Syauqi selaku Master of Ceremony dan diawali dengan pembacaan al-Quran oleh Alwan Naufal. Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan dari Adams Pratama Yanuar selaku Ketua LDK Syahid 25.

Setelah sambutan dari Ketua LDK Syahid 25 ialah taujih yang disampaikan oleh Abdullah Hanif selaku Ketua LDK Syahid 23. Taujih yang disampaikan sesuai dengan tema muker kali ini dimana pokok bahasan taujih dibagi menjadi 4 poin besar. Poin pertama ialah Amanah dan Profesional meliputi alasan-alasan mengapa kita sebagai manusia khususnya kader dakwah harus menjalankan amanah, diantaranya seperti setiap kita akan diminta pertanggungjawaban, kita dilarang mengkhianati amanah, bahaya meninggalkan amanah, dan kita akan kehilangan ladang pahala apabila meninggalkan amanah. Sedangkan untuk profesionalisme Abdullah Hanif memaparkan hal-hal yang termasuk tindakan tidak profesional yang ada di sekitar kita, seperti ngaret (tidak tepat waktu), tahu bulat (serba dadakan), mepet, pembagian jobdesk kacau, Pakai kaos dan sandal, gaada lagu kebangsaan, budaya saling tunggu, mindset proker yang penting jalan, koordinasi buruk, dan mundur tanpa berita (muntaber) seenaknya.

Kemudian poin kedua dari taujih ialah Ukhuwah dan Solidaritas yang berisikan kiat-kiat untuk meningkatkan ukhuwah serta menjauhi hal-hal yang dapat merusak ukhuwah. Hal-hal yang dapat meningkatkan ukhuwah diantaranya dengan Ta’aruf (mengenal), Tafahum (memahami), Ta’awun (membantu), Al-Itsar (mendahulukan saudara daripada diri sendiri).

Sedangkan hal-hal yang merusak ukhuwah ialah olok-olok, mencela, dan memberi gelar buruk. Selanjutnya poin ketiga memberikan arahan kepada kabinet Pilar Madani bagaimana cara agar seluruh program kerja (proker)  yang telah disahkan pada hari ini berhasil, yaitu dengan meluruskan niat dengan karena Allah, mengingatkan secara rutin, memperkuat ukhuwah, menjunjung profesionalitas yang adaptif serta adanya konsolidasi komando. Poin terakhir ialah Muhasabah dengan maksud terus mengingat 2 hal yaitu kematian dan waktu.

Setelah ditutupnya taujih dilanjutkan dengan Sosialisasi Kode Etik Online dari Bidang Kaderisasi yang disampaikan oleh Munir Rahman selaku perwakilan bidang. Kemudian disambung dengan Launching Logo Kabinet Pilar Madani yang dibawakan oleh Bimo Finca selaku Koordinator Ikhwan Bidang Media LDK Syahid 25. Logo ini terdiri dari dua bentuk yaitu Pilar dan Bintang. Dimana pilarnya itu sendiri sebanyak 6 Pilar atau 5 Pilar sesuai dengan prespektif pandangan setiap yang melihat. Jumlah pilar merepresentasikan asas kehidupan bagi setiap muslim. 6 Pilar menggambarkan rukun iman dan  5 Pilar menggambarkan rukun islam.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian proker dari 13 bidang dan biro yang dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama dari pukul 09.45 WIB – 11.45 WIB diisi dengan penyampain proker dari Badan Pengurus Harian (BPH), Biro Kesekertariatan, Biro Keputrian, Bidang Kaderisasi (KDR), Bidang Syiar, dan ditutup dengan Bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS) dan dilanjutkan kembali pukul 13.00 WIB.

Sesi kedua diisi dengan penyampain proker dari Bidang Pengembangan Ekonomi (PE), Biro Keuangan, Bidang Media, Bidang Pengembangan Bidang Akademik, Bakat dan Keilmuan (PABK), dan ditutup dengan Bidang Pos Solidaritas Umat (PSU) yang akan dilanjutkan kembali pukul 16.00 WIB. Sesi ketiga ialah penyampain proker dari Bidang Lembaga Tahfiz Qur’an (LTQ) serta Bidang Remaja Masjid Student Center.(RMSC). Kegiatan Muker kali ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

PRA-MUKER 2021 LDK Syahid 25

PRA-MUKER 2021 LDK Syahid 25

salah satu kalender kegiatan LDK Syahid yang disampaikan oleh Biro Kesekretariatan

PAssalamualaikum para Pejuang Pilar Madani….

Alhamdulillahpada Kamis, (25/02) telah terlaksana Pra Musyawarah Kerja (Muker) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta periode 2021, lewat Virtual Zoom Meeting. Pramuker ini dimulai pada pukul 08.15 WIB yang dibuka oleh Adam Pratama selaku Ketua LDK Syahid 25. Dengan mengangkat tema “Menegakkan Pilar DakwahMenuju Kampus Madani” tersebut, diharapan LDK Syahid 25 dapat menjadi penegak kebaikan masyarakat madani, khususnya di UIN Jakarta.

Setelah sambutan dari Ketua LDK Syahid 25, kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan memaparkan program kerja (proker) dari 13 bidang dan biro yang dibagi menjadi dua sesi, yakni waktu 20 menit untuk sesi menjelaskan dan 10 menit untuk sesi tanya jawab.

Pemaparan proker pertama, dipaparkan oleh Badan Pengurus Harian (BPH) yang disampaikan Adam Pratama selaku Ketua Umum. Pemaparan selanjutnya dipaparkan oleh Biro Kesekretariatan oleh Galang Tresna sebagai Koordinator Ihwan. Dan dilanjut dengan pemaparan Biro Keuangan yang disampaikan oleh Salsabila Fintayana sebagai Koordinator. Selanjutnya yaitu pemaparan proker Biro Keputrian/ Kesya oleh Rifka Ade Harfiyanti sebagai perwakilan Kesya. Dan di tutup dengan pemaparan proker Bidang Syiar yang disampaikan oleh Novendra Putra. Acara kemudian dilanjut kembali pada pukul 13.00 WIB setelah istirahat sholat Zuhur.

Setelah jeda istirahat sholeh zuhur, acara ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Bidang Humas oleh Saka Tri Utama Sebagai Koorditanor ihwan. Dan dilanjut dengan pemaparan Proker dari Bidang Media oleh Bimo Finca Azvy selaku Koor Media. Selanjutnya yaitu pemaparan proker dari Bidang Pengembangan Ekonomi (PE) yang dipaparkan oleh Sudrajatullah selaku Koordinator PE. Setelah itu, dilanjut dengan pemaparan dari Bidang Pengembangan Bidang Akademik Bakat dan Keilmuan (PBAK) oleh M. Rifqi Ramdani sebagai Koor dan dilanjut dengan pemaparan proker dari Bidang Remaja Masjid Student Center (RSCM) yang dipaparkan oleh M. Nur Afriza sebagai Koor Ihwan. Selanjutnya ada pemaparan dari Bidang Pos Solidaritas Umat (PSU) oleh Ilham Wahyudin selaku Koor Ihwan. Dan terkahir, pemaparan proker dari Bidang Lembaga Tahfiz Qur’an (LTQ) yang disampaikan oleh Erika Nurandini.

Selain pemaparan proker dari masing-masing bidang dan biro, agenda lainnya adalah mengsinkronisasi jadwal proker baik di bidang maupun di biro masing-masing. Sinkronisasi ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya jadwal yang bentrok antarbidang dan biro. Acara ini kemudian ditutup dengan sesi foto-foto bersama. Adapun Muker LDK 25, rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu, (27/02/21).

Menjadi Ahli Qur’an bersama Lembaga Tahfizh Qur’an Syahid

Menjadi Ahli Qur’an bersama Lembaga Tahfizh Qur’an Syahid

Assalamualaikum, sobat Quran! Bagaimana kabar hari-harimu bersama Al-Quran? Semoga semakin termotivasi untuk terus mempelajarinya, ya! Karena orang-orang yang paling Allah cintai adalah mereka yang senantiasa dekat dengan Al-Quran.

Motivasi menjadi sahabat Al-Qur’an tentunya harus ditumbuhkan. Cara menumbuhkan motivasi ini dilakukan oleh Lembaga Tahfizh Al-Quran Syahid (LTQ Syahid) dengan menyelenggarakan  Kuliah Perdana LTQ Syahid pada Kamis, 22 Februari 2018 di Aula Student Center UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Acara yang bertemakan “Indahnya Hidup di Bawah Naungan Al-Quran” ini dihadiri oleh pembicara luar biasa, lho! Prof. Dr. M. Yunan Yusuf, MA, guru besar UIN Syarif Hidyatullah Jakarta dan penulis Tafsir Khuluqun ‘Azhim dan Kak Aditya Teguh, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang memiliki hafaln 30 juz! (Maa Syaa Allah)

Dalam sambutannya, Nabil Asad Al-Quds, pengurus LTQ Syahid mengungkapkan, bahwa Tahfidz merupakan cita-cita LTQ Syahid. Tetapi, dalam menempuh proses menghafal Al-Quran, kita perlu melewati tahap tahsin. “Agar proses menghafalnya mudah, maka perlu mengikuti tahsin terlebih dahulu” ucap Nabil. Ia pun memberikan motivasi untuk terus dekat dengan al-Quran sebagai pedoman hidup, karena Al-Quran yang akan membantu kita dalam kesulitan urusan dunia.

WhatsApp Image 2018-02-22 at 23.22.31

Pada materi pertama yang disampaiakan oleh Prof. Dr. M. Yunan Yusuf, MA mengenai Tafsir Surah Al-Mulk dalam Tafsir Khuluqun’Azhim, beliau menyampaikan isu terpenting dari surat Al-Mulk adalah pada ayat ketiga. ” Alam semesta ini diciptakan dengan harmoni. Manusia dapat mengetahui  karena manusia mempelajari dan menciptakan pengetahuan” jelas Prof. Dr. M. Yunan Yusuf mengawali materinya.

Beliau juga memberikan motivasi kepada para hadirin dengan memberikan tiga poin penting dalam menghfal al-Qur’an. Pertama, kalau sudah berniat sejak awal menjadi penghafal Al-Quran, jangan pernah mundur apapun yang terjadi. Kalau ada gangguan lalu munudr, akan sulit untuk kembali; Kedua, jangan punya target; tetapi harus jadi kebiasaan sehari-hari; Ketiga, pergunakan ayat yang kita hafal pada shalat.

    “Al-Quran adalah sajian Allah kepada manusia. Jika kita ingin berbicara kepada Allah, bacalah Al-Qur’an. Sajian itu adalah kebutuhan. dalam konteks Al-Quran, pada posisi ini Al-Qur’an menjadi kebutuhan primer.”- Prof. Dr. M. Yunan Yusuf

Selanjutnya motivasi yang disampaiakan oleh Kak Aditya Teguh. Ia menceritakan kondisi saat sebelum masuk kuliah yang dikategorikan sebagai anak ‘bandel’. Motivasi mempelajari Al-Quran datang ketika ia masuk pesantren saat duduk di Sekolah Menengah Pertama dan berhasil menghafal 20 juz. Kak Aditya mengaku bahwa ia mendapatkan banyak tantangan dalam menjaga hafalan Al-Quran. “Kunci untuk menghafal ada tiga; niat yang kuat, optimisme, dan konsisten muroja’ah” tegas Kak Aditya.

WhatsApp Image 2018-02-22 at 23.26.24

Terdapat beberapa poin yang disampaikan Kak Aditya yang menjadi motivasi untuk menghafal:

  1. Tertarik dengan ulumul Qur’an
  2. Ingin membuktikan bahwa Al-Qur’an itu terbukti keotentikannya dan tidak ingin para orientalis mengolok-olok kitab suci Al-Qur’an
  3. Karena ingin memberikan kepada orangtuanya kebahagiaan dunia dan akhirat dengan mempersembahkan mahkota di akhirat kelak.
  4. Carilah teman yang bisa diajak moraja’ah atau menyimak hafalan.

Nah, saat menjalani perkuliahan yang padat merayap dengan agenda organisasi dan tugas kuliah, Kak Aditya memberikan solusi, nih!

“Kalau kamu sibuk dengan kuliah dan tugas-tugasmu, carilah waktu khusus misal 1-2 jam untuk Al-Qur’an.”- Kak Aditya.

WhatsApp Image 2018-02-22 at 23.24.14

Nah, sobat Qur’an, selain memberikan cara untuk menyisihkan waktu khusus untuk menghafal, Kak Aditya pun memberikan solusi untuk mengikuti lembaga Tahfidz Al-Qur’an, contohnya adalah Lemabaga Tahfizh Al-Qur’an Syahid. 

Kalian tertarik untuk mengikuti LTQ Syahid? Yuk, daftar di sini 🙂

Gapai Ridha Allah dengan menjadi sahabat Al-Qur’an! ^_^

PROSEDUR PEMBAYARAN SEMESTER UIN JAKARTA

PROSEDUR PEMBAYARAN SEMESTER UIN JAKARTA

Bayaran

A. PROSEDUR PEMBAYARAN :

1. TUNAI

  • Mahasiswa datang ke Mandiri, Bank BNI 46 atau Bank BRI;
  • Mengisi slip setoran dengan mencantumkan Nama Mahasiswa, NIM secara jelas dikolom reference;
  • Mahasiswa datang ke Teller membawa slip setoran yang telah diisi;
  • Membayar uang kuliah sesuai tarif yang tercantum dalam Peraturan Rektor;

2. MELALUI ATM

VIA BANK MANDIRI

  • Masukkan Kartu ATM Bank Mandiri ke mesin ATM;
  • Pilih Menu Pembayaran/Pembelian;
  • Pilih Sub Menu Multi Payment;
  • Masukkan Kode Universitas (untuk UIN Jakarta Kodenya : 10012);
  • Masukkan/ Tulis Nomor NIM Mahasiswa;
  • Periksa nama mahasiswa yang keluar pada tampilan;
  • Bila benar pilih “YA” dan bila salah pilih “TIDAK”;
  • Mahasiswa mendapat Struk ATM sebagai bukti Pembayaran;

VIA BANK BNI 46

  • Masukkan Kartu ATM BNI ke mesin ATM;
  • Pilih Menu Pembayaran/ Pembelian;
  • Pilih Sub Menu Pembayaran Universitas;
  • Pilih Menu Pembaran Student Payment Centre (SPC);
  • Masukkan Kode Universitas (untuk UIN Jakarta Kode nya : 8004);
  • Masukkan/ Tulis Nomor NIM Mahasiswa;
  • Masukkan rekening yang akan digunakan (dalam hal ini pilih Tabungan);
  • Periksa nama mahasiswa yang keluar pada tampilan;
  • Bila benar pilih “YA” dan bila salah pilih “TIDAK” ;
  • Mahasiswa mendapat Struk ATM sebagai bukti Pembayaran;

VIA BRI

  • Masukkan Kartu dan PIN;
  • Menu Paket Tunai : Pilih TRANSAKSI LAIN;
  • Menu Jenis Transaksi : Pilih PEMBAYARAN;
  • Menu Pembayaran : Pilih BIAYA PENDIDIKAN;
  • Menu Biaya Pendidikan : Pilih UIN Jakarta;
  • Masukkan Nomor Induk Mahasiswa/ Nomor Tagihan;
  • Muncul Informasi Pembayaran, apabila info pembayaran benar tekan “YA” ;
  • Setelah Transaksi Mahasiswa akan menerima Bukti Pembayaran.

3. MELALUI SMS BANKING (KHUSUS BANK MANDIRI)

  1. Untuk melihat Jumlah Tagihan Pembayaran Biaya Pendidikan : i. Ketik : TGH spasi UINJKT spasi Nomor NIM spasi PIN; ii. Kirim ke 3355;
  2. Untuk pembayaran Biaya Pendidikan Mahasiswa : i. Ketik : BYR spasi UINJKT spasi 1 spasi Nomor NIM spasi PIN; ii. Kirim ke 3355;
  3. Mahasiswa mendapat SMS balasan dari Bank mandiri sebagai bukti pembayaran

4. MELALUI INTERNET BANKING (KHUSUS BANK MANDIRI)

  1. Akses ke situs Bank Mandiri www.bankmandiri.co.id lalu klik Login;
  2. Masukkan User ID dan Password;
  3. Setelah masuk ke menu utama, klik Pembayaran dan pilih Multi Payment;
  4. Pilih rekening pembayaran dan Kode sesuai Universitas (untuk UIN Jakarta Kode nya : 10012);
  5. Masukkan nomor NIM lalu klik Lanjutkan;
  6. Setelah muncul profil mahasiswa dan data tagihan, klik Total;
  7. Saat muncul tampilan konfimasi, masukkan PIN Mandiri yang muncul pada Token lalu klik Kirim;
  8. Bila pembayaran berhasil, simpan dalam bentuk file atau cetak sebagai bukti Pembayaran.

B. SANKSI :

Mahasiswa yang tidak dapat membayar biaya pendidikan sebagaimana waktu yang telah ditetapkan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Rektor Nomor : Un.01/R/HK.00.5/10/2013 tentang Biaya Pendidikan Program Strata 1 Tahun Akademik 2013/2014, yaitu :

  1. Keterlambatan sampai hari ke 7, dikenakan denda 10% dari biaya SPP.
  2. Keterlambatan sampai hari ke 14, dikenakan denda sebesar 20% dari biaya SPP.
  3. Bagi Mahasiswa yang tidak melaksanakan pembayaran sebagaimana tersebut pada angka 1 dan 2 diatas diharuskan mengajukan cuti akademik sesuai ketentuan yang berlaku.
Ramadhan Fest 2017

Ramadhan Fest 2017

 

Ramadhan Tiba
Ramadhan Tiba
Ramadhan Tiba

Assalamu’alaikum adik adik Sholeh dan Sholehah

LDK SYAHID
UIN SYARIF HIDAYATULLAH

PROUDLY PRESENT

FESTIVAL ANAK SHOLEH

▪▪▪▪▪▪▪▪▪

Setelah tahun lalu berhasil sukses dengan rangkaian lomba tingkat SD dan TK, Festival Anak Sholeh kini kembali hadir!

Yuk adik adik semua ikutan dan dapatkan pengalaman yang luar biasa!

Ada lomba apa aja sih???

1⃣ Lomba Adzan
(Kategori SD)
2⃣ MHQ
(Kategori TK dan SD)
3⃣ Lomba Mewarnai
(Kategori TK dan SD)
4⃣ DA’I CILIK
(Kategori SD)

Batas akhir Pendaftaran: Rabu, 31 Mei 2017
Pelaksanaan: Sabtu, 3 Juni 2017
Tempat : UIN Syarif Hidayatullah

Technical Meeting : 1 Juni 2017
Lokasi TM : UIN Syarif Hidayatullah

Biaya pendaftaran Rp. 20.000/orang/lomba (include : goddie bag + sertifikat peserta)
Pendaftaran Online

(Batas Pendaftaran : 31 Mei 2017)
Pembayaran
Transfer ke No rekening : 0343647822
(bank BNI)
An Siti Nurani

Konfirmasi : NamaPeserta_(lomba yg diikuti)_(Umur)

Dan kirim Bukti foto struk transfer
Ke 087786150728 (Siti Nurani)

panduan lomba:
http://bit.do/FAS-2017

‼ Mark your Calendar And prepare yourself from now ‼

Wujudkan generasi muslim beriman, berakhlaq dan berprestasi menginspirasi!
Wassalamu’alaikum. Wr. Wb

CP :
Rusdil (083870753140)
Tasya (085775532229)

#RamaDanCinta
#RamadhanFest
#HarmonikanDakwahmu
#LDKSyahid
#KitaAdalahSaudara
#FSLDKBanten
#UINJakarta
———————————-
Media Sosial LDK Syahid
Facebook Fan Page: LDK Syahid
Twitter: @ldksyahid
Instagram: @ldksyahid
YouTube Channel: LDK Syahid
Website : ldksyahid.uinjkt.ac.id
Line@: @tbm9069l

Mahasiswa Indonesia Songsong Kebangkitan Islam

Mahasiswa Indonesia Songsong Kebangkitan Islam

Gerakan Subuh Jamaah Nasional (GSJN) telah menginjak kali ke 18. Agenda yang rutin diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus se-Indonesia tersebut, selalu mengangkat permasalahan-permasalahan teraktual di Indonesia. Sebagaimana GSJN #18 yang dilaksanakan pada Jumat (10/03/2017), FSLDK Indonesia mengangkat tema “Membangun Generasi Pewaris Negeri Menuju Indonesia Jaya” dengan tajuk spesial Kampus Nusantara Mengaji.

Agenda berbeda dilangsungkan pada GSJN 18 kali ini, yaitu khataman Qur’an yang diselenggarakan secara serentak bersama 40 Perguruan Tinggi yang tergabungdalam FSLDK Indonesia. Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia, Hanafi Ridwan menyampaikan, salah satu penyebab utama permasalahan muslim saat ini adalah kian menjauhnya umat dari nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah yang semestinya menjadi pedoman hidup. “Maka dari itu, melalui agenda GSJN ini, kami mencoba untuk mengajak pemuda-pemudi Indonesia kembali dekat dengan al-Qur’an sebagai salah satu bekal menuju bangkitnya Islam kembali,” ujar Hanafi.

GSJN 18 yang diselenggarakan serentak di 40 Perguruan Tinggi se-Indonesia ini, juga terhubung melalui Video Conference yang berpusat di Masjid Nurul Huda Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Selain itu, agenda ini didukung dengan hadirnya beberapa tokoh nasional yang turut memberikan sambutan diantaranya, Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA, Prof. H.M. Mahfud M.D., S.H., S.U. dan Dr. (H.C) H. Ary Ginanjar Agustian. Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) secara langsung memimpin Khatmil Qur’an yang dilanjutkan doa oleh Ketua MUI Solo Prof. Zainal Arifin Adnan.

Antusiasme yang sangat baik ditunjukkan dari membludaknya peserta GSJN 18 hingga mencapai 1500 jamaah menyesaki Masjid Nurul Huda UNS. Hal yang serupa tampak juga dari antusiasme jamaah yang melaksanakan GSJN di 40 masjid kampus se-Indonesia. “Masa-masa keemasan yang dulunya menghiasi lembaran sejarah umat manusia, sekarang hanya menjadi nostalgia manis pengisi kenangan umat muslim. Kemudian, kita tidak bias tinggal diam menyaksikan Islam berada di titik nadir. Pelaksanaan GSJN ini, menjadi wujud komitmen kami dan seluruh mahasiswa Indonesia untuk memuliakan al-Qur’an dan menjaga waktu Subuh untuk menyongsong kebangkitan Islam,” pungkas Hanafi Ridwan Dwiatmojo, Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga tidak ketinggalan menyelenggarakan GSJN 18 kali ini. UKM LDK Syahid dan UKM HIQMA menjadi pelaksana GSJN dengan koordinasi dari Puskomda FSLDK Banten. Bertempat di Masjid Al-Jamiah Student Center, ratusan mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan GSJN sejak Jumat (10/03/2017) sore hingga Sabtu (11/03/2017) pagi.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga tidak ketinggalan menyelenggarakan GSJN 18 kali ini. UKM LDK Syahid dan UKM HIQMA menjadi pelaksana GSJN dengan koordinasi dari Puskomda FSLDK Banten. Bertempat di Masjid Al-Jamiah Student Center, ratusan mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan GSJN sejak Jumat (10/03/2017) sore hingga Sabtu (11/03/2017) pagi.

GSJN ini menjadi kegiatan unggulan dari Kemahasiswaan UIN Jakarta yang menjadi citra baik bagi civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor, Prof. Dr. Yusron Razak, MA. dan jajaran rektorat yang turut hadir membuka kegiatan. Ketua LDK Syahid, Mus’ab Izzudin berterima kasih atas apresiasi dari rektorat yang menyatakan kebanggaannya terhadap LDK Syahid dan HIQMA. “Mereka bangga karena kita telah berupaya mengharumkan nama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui akhlak qur’ani,” papar Mus’ab.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Puskomda Banten, M. Rofiq Nawawi menyampaikan, GSJN ini merupakan suatu gerakan yang membawa perubahan kongkrit di Indonesia. “Telah mahsyur diketahui bahwa tidak akan ada suatu kejayaan umat Islam sebelum shalat Subuh seperti shalat Jum’at. Terutama para pemuda, karena merekalah pemimpin masa depan. Kita pemuda harus menjadi ‘Ruhbaanul lail wa fursatun nahaar’, ahli ibadah ketika malam hari dan menjadi kesatria gagah perkasa yang mendobrak benteng-benteng kedzaliman di siang hari,” tegas Rofiq.

 

Diedit dari Press Release GSJN 18 oleh Puskomnas FSLDK Indonesia ditambah pernyataan dari Ketua LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Ketua Puskomda FSLDK Banten.

OPEN RECRUITMENT VOLUNTEER PSU MENGAJAR

OPEN RECRUITMENT VOLUNTEER PSU MENGAJAR

PSU (Pos Solidaritas Ummat) LDK SYAHID

OPEN RECRUITMENT VOLUNTEER

PENDAFTARAN MULAI DARI HARI INI!!

“Sebaik baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat untuk oranglain”

PSU MENGAJAR .

Apasih PSU Mengajar itu kak?

Jadi PSU Mengajar ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap sore selepas ashar pada hari senin sampai dengan hari kamis di kp. Pemulung ciputat.

Kegiatannya apasih kak?

Disana, selain kita mengajarkan membaca al-qur’an kepada anak anak setempat, kita juga mengajarkan ilmu umumnya (seperti matematika, ipa dan bahasa inggris). Jadi buat kamu kamu, jurusan apapun, yang pingin punya pengalaman lebih, bisa gabung disini!

Itu tempatnya dimana sih kak?

Di kp. Pemulung ciputat. Tau kan pombensin sebelum flyover ciputat itu? Nah masuk aja ke gang sebelah pombensin itu, luruus aja, nanti belok kanan sedikit, sampai deh! .

Wah kak, aku pingin banget ikutan kegiatan sosial gitu, tapi senin sampai sabtu sudah full.
.
Kita juga ada kegiatan rutin setiap hari minggu pagi di sentiong (dekat st. Senen) loh! Disana banyak anak anak jalanan yang tinggal dipinggiran rel kereta api yang belum bisa membaca al-Qur’an! Jadi nanti setiap hari minggu itu selalin kita bagi-bagi nasi kotak buat mereka, kita juga mengajarkan membaca al-Qur’an dan bacaan bacaan sholat.
Yuk ayuk! Dunia membutuhkan jiwa jiwa sosial mu! Jangan tinggal diam! Buatlah setiap detik yang kita miliki untuk menebarkan manfaat kepada yang membutuhkan!

“Karena mendidik adalah kewajiban setiap mereka yang terdidik”

Pendaftaran dibuka Hari ini sampai dengan tanggal 25 Februari 2017

Untuk pengisian formulir bisa klik link dibawah ini
https://goo.gl/0ZNBnn

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :
083870753140
085775532229

** Bagi Lembaga, Organisasi, maupun Himpunan Mahasiswa Jurusan maupun Fakultas, yang ingin bekerjasama, silahkan hubungi kontak diatas

Ayo segera daftarkan dirimu sebagai relawan pengajar dan dapatkan pengalaman seru!

#PSUMengajar
#LDKSyahid
#FSLDKBanten
#UINJakarta
——————————
Media Sosial PSU:
IG: @sahabatpsu
Twitter: @lso_psu
Facebook: Pos Solidaritas Ummat